Buku Obrolan

Catatan diskusi tentang search operator, OSINT legal, dan evolusi search engine modern.
“Ilmu terbaik adalah ilmu yang diingat dan digunakan dengan bijak.”

Isi Obrolan



Tentu. Ceritakan saja pertanyaannya, dan aku akan jawab sejujur mungkin sekaligus bantu cari solusi yang realistis.


kamu tau dorking di google? seperti inurl:/ intitle:/ intext:/ ext: dan lain lain, tau kan?

Ya, saya tahu. Itu biasa disebut Google Dork / Google Hacking — teknik memakai operator pencarian Google untuk menemukan informasi tertentu lebih spesifik.

Contoh operator yang kamu sebut:

inurl: → mencari kata di URL
Contoh: inurl:admin

intitle: → mencari kata di judul halaman
Contoh: intitle:"index of"

intext: → mencari kata di isi halaman
Contoh: intext:"password"

ext: atau filetype: → mencari tipe file tertentu
Contoh: ext:pdf atau filetype:xls

Operator lain juga ada seperti:

site:

cache:

related:

allinurl:

allintitle:

"" untuk exact match

-keyword untuk mengecualikan kata

Teknik ini bisa dipakai untuk hal yang legal seperti:

OSINT

bug bounty

mencari dokumen publik

audit keamanan milik sendiri

research

Tapi juga bisa disalahgunakan untuk mencari data sensitif, jadi penggunaannya harus hati-hati dan legal.

Kalau kamu mau, kamu bisa tanya lebih detail soal:

cara kerja operator

kombinasi dork

contoh untuk OSINT

cara mengamankan website dari dorking

atau cara membuat query yang efektif.


nah aku ingin bertanya, dulu sebelum ada ai seperti dirimu masih bisa dorking contoh, inurl:/product_details.php?cat= dan hasil nya ribuan web berbeda beda, tapi hari ini detik ini, pas aku dorking itu, website nya sudah berulang ulang itu itu saja, dan parameter /product_detail.php?cat= itu juga tidak sesuai jadi aneh sekarang, apakah kamu setuju sekarang berubah? dan kasih tau aku dong, bagaimana trick nya cara nya seperti dulu lagi bisa dorking di google itu bagaimana agar seperti dulu lagi

Ya, memang sudah banyak berubah dibanding era 2010–2018-an. Kamu tidak halusinasi — hasil Google sekarang memang jauh berbeda untuk query dorking klasik.

Beberapa penyebab utamanya:

Google makin agresif melawan scraping & reconnaissance
Query seperti:

inurl:product_details.php?cat=
dulu bisa mengeluarkan ribuan situs unik karena indexing Google masih “mentah”.
Sekarang Google:

deduplicate hasil

menyembunyikan halaman mirip

memprioritaskan domain besar

membatasi hasil query yang dianggap “low quality” atau abuse-prone

Web modern berubah
Banyak website sekarang:

pakai framework SPA

URL clean routing (/products/shoes)

bukan lagi product.php?id=1

parameter GET klasik makin sedikit

Google sekarang heavily personalized
Hasil dipengaruhi:

lokasi

bahasa

histori akun

device

reputasi query

Banyak operator Google melemah
inurl: dan intitle: masih jalan, tapi tidak sepresisi dulu.
Bahkan Google sendiri diam-diam mengurangi efektivitas beberapa operator.

Index quality filtering
Query yang terlalu generik kadang dianggap spam reconnaissance, jadi hasilnya “diputar-putar” domain yang sama.

Kalau tujuanmu OSINT / research legal, beberapa trik yang masih membantu:

gunakan kombinasi operator lebih spesifik:

inurl:product_details.php intext:"add to cart"
tambahkan teknologi tertentu:

inurl:php?id= site:.com
pakai rentang waktu:
Tools → Past year / Past month

gunakan mesin pencari lain juga:

Bing

Yandex

Brave Search

gunakan exact match:

"product_details.php?cat="
kombinasikan dengan site: per negara:

site:.id inurl:product.php?id=
cari fingerprint aplikasi, bukan cuma parameter:

intitle:"shop admin login"
kadang hasil lebih bagus kalau query dibuat natural:

"powered by" "shopping cart"
Yang penting: gunakan hanya untuk riset legal, audit milik sendiri, atau bug bounty yang diizinkan. Saya tidak bisa bantu teknik untuk akses ilegal, eksploitasi, atau pencarian target rentan secara ofensif.


kan di google seperti ini inurl:product_details.php intext:"add to cart" , bagaimana cara nya mencari di bing dan yandex dan brave?? beritahu teknik nya kepada ku, dan satu lagi pertanyaan ku , tools -> past year / past month itu bagaimana?

Setiap search engine punya “karakter” berbeda. Query yang bagus di Google belum tentu optimal di Bing/Yandex/Brave. Untuk riset OSINT legal, biasanya orang memang cross-search beberapa engine sekaligus.

Google
Contoh:

inurl:product_details.php intext:"add to cart"
Tips:

pakai tanda kutip untuk exact phrase

jangan terlalu banyak operator

kadang query pendek justru lebih bagus

Contoh lain:

"product_details.php?cat="
atau:

inurl:php?id= "shopping cart"
Bing
Bing masih lumayan bagus untuk query URL lama.

Operator yang umum:

site:

filetype:

contains:

inbody:

intitle:

inanchor:

Contoh:

intitle:"index of" php
atau:

inbody:"add to cart" inurl:product
Kadang Bing lebih bagus kalau query dibuat lebih “manusia”:

"powered by oscommerce"
Yandex
Yandex terkenal lebih “longgar” dalam indexing halaman lama dan parameterized URLs.

Operator yang sering dipakai:

url:

site:

mime:

"exact phrase"

Contoh:

url:product.php?id=
atau:

"url=product_details.php"
Yandex kadang lebih bagus untuk:

halaman lama

website kecil

URL dynamic

cache lama

Brave Search
Brave lebih simpel.

Biasanya:

inurl:product
atau:

"add to cart"
Brave kadang menemukan domain unik yang tidak muncul di Google karena index mereka berbeda.

Tentang “Tools → Past year / Past month”
Ini fitur filter waktu di Google.

Caranya di desktop:

buka hasil pencarian Google

di bawah search bar ada:

All

Images

News

Videos

Tools

klik Tools

muncul:

Any time

klik itu lalu pilih:

Past hour

Past 24 hours

Past week

Past month

Past year

Tujuannya:

mencari halaman baru terindex

mengurangi hasil lama

menemukan website aktif terbaru

Kadang query dork terasa “mati” karena hasil lama terus diprioritaskan. Filter waktu bisa membantu memunculkan domain baru.

Teknik yang sekarang lebih efektif dibanding dork lama
Sekarang banyak researcher legal lebih fokus ke:

fingerprint CMS/framework

favicon hash

JavaScript filename

title unik

teknologi spesifik

Daripada cuma:

?id=
Contoh:

"powered by wordpress"
atau:

intitle:"dashboard" "laravel"
Karena web modern sudah berubah jauh dari era parameter PHP klasik.


ok sahabat satu lagi, aku contoh melalukan search inurl:product_details.php intext:"add to cart" di google, nah sudah memakai past year itu dan work berhasil ribuan situs muncul, tapi ada beberapa situs muncul kembali, contoh website1.com di page 1, nanti dia muncul lagi di page 3, bagaimana cara mengatasi nya agar website1.com di page 1 tidak muncul dan page page selanjut nya hanya web baru saja

Itu memang masalah umum di Google sekarang: satu domain bisa muncul berulang karena Google menganggap halaman lain dari domain itu masih relevan.

Untuk mengurangi duplikasi domain saat riset legal/OSINT, biasanya orang memakai beberapa trik query seperti ini:

1. Exclude domain manual dengan -site:
Kalau sudah melihat:

website1.com
tambahkan:

-site:website1.com
Jadi:

inurl:product_details.php intext:"add to cart" -site:website1.com
Kalau masih banyak:

-site:website1.com -site:website2.com
Ini cara paling efektif.

2. Gunakan query lebih spesifik
Kadang domain yang sama muncul karena banyak halaman mirip.

Coba tambahkan fingerprint lain:

inurl:product_details.php "USD"
atau:

inurl:product_details.php "shopping cart"
Semakin spesifik, semakin kecil spam hasil berulang.

3. Gunakan &filter=0 (kadang membantu)
Google sebenarnya punya duplicate filtering.

Kadang orang menambahkan:

&filter=0
di URL search Google untuk mengubah filtering hasil mirip.

Tapi efeknya sekarang tidak sekonsisten dulu.

4. Ganti region / language
Google sering mengulang domain populer berdasarkan lokasi.

Coba:

bahasa Inggris

region berbeda

incognito

logout akun

Kadang hasil jadi lebih variatif.

5. Pecah query menjadi banyak variasi kecil
Daripada satu query besar, gunakan banyak query kecil:

Contoh:

inurl:product_details.php "add to cart"
lalu:

inurl:product_details.php "checkout"
lalu:

inurl:product_details.php "buy now"
Ini biasanya menghasilkan domain berbeda.

6. Gunakan TLD tertentu
Contoh:

site:.id inurl:product_details.php
atau:

site:.uk inurl:product_details.php
Ini membantu eksplorasi domain baru.

7. Mesin pencari berbeda = index berbeda
Kadang domain yang tidak muncul di Google muncul di:

Bing

Yandex

Brave Search

Karena tiap engine punya crawler sendiri.

Realita sekarang
Google modern memang:

membatasi eksplorasi besar-besaran

lebih fokus kualitas dibanding raw indexing

mengurangi hasil “enumeration style”

Jadi teknik lama yang dulu bisa menemukan puluhan ribu domain unik sekarang memang jauh lebih susah. Query harus lebih kreatif dan lebih sempit.


bagaimana memakai &filter=0?

&filter=0 ditambahkan langsung di URL hasil pencarian Google untuk mencoba menonaktifkan sebagian filtering hasil yang dianggap mirip/duplikat.

Contoh normal:

https://www.google.com/search?q=inurl%3Aproduct_details.php+intext%3A%22add+to+cart%22
Tambahkan di belakang:

&filter=0
Jadi:

https://www.google.com/search?q=inurl%3Aproduct_details.php+intext%3A%22add+to+cart%22&filter=0
Efeknya:

kadang hasil yang sebelumnya disembunyikan muncul

kadang domain yang “mirip” ikut tampil

kadang jumlah hasil terlihat lebih banyak

Tapi perlu tahu:

sekarang efeknya tidak sekuat dulu

Google modern tetap melakukan dedup internal

tidak selalu menambah domain unik

Cara paling gampang:

lakukan search biasa

lihat URL di address bar

tambahkan:

&filter=0
enter

Kalau URL sudah punya parameter lain:

...&num=100
tinggal tambah:

...&num=100&filter=0
Biasanya orang juga menggabungkan dengan:

&num=100
untuk menampilkan 100 hasil per halaman.

Contoh:

https://www.google.com/search?q=inurl%3Aphp%3Fid%3D&num=100&filter=0
Catatan penting:

filter=0 bukan “mode hacker”

hanya parameter lama Google untuk duplicate filtering

sekarang kadang diabaikan sebagian oleh sistem ranking modern Google.


hey aku ingin yang tidak di abaikan dan berhasil nyata pakai apa?

Kalau tujuanmu adalah mendapatkan hasil yang benar-benar lebih variatif dan tidak terus mengulang domain yang sama, saat ini tidak ada satu “magic parameter” di Google yang selalu berhasil seperti era lama. &filter=0 sekarang memang sering diabaikan sebagian.

Yang masih benar-benar efektif secara nyata sekarang biasanya kombinasi berikut:

1. Pakai -site: agresif (paling efektif)
Ini metode yang sampai sekarang masih paling nyata hasilnya.

Contoh:

inurl:product_details.php "add to cart"
Setelah muncul domain:

website1.com
website2.com
langsung lanjut:

inurl:product_details.php "add to cart" -site:website1.com -site:website2.com
Ini benar-benar memaksa Google mencari domain lain.

2. Pecah query jadi banyak fingerprint kecil
Google modern lebih suka query natural & spesifik.

Daripada:

inurl:product_details.php
lebih bagus:

inurl:product_details.php "shopping cart"
atau:

inurl:product_details.php "wishlist"
atau:

inurl:product_details.php "SKU"
Setiap keyword tambahan menghasilkan cluster situs berbeda.

3. Gunakan TLD targeting
Contoh:

site:.id inurl:product_details.php
atau:

site:.uk inurl:product_details.php
atau:

site:.br inurl:product_details.php
Ini sangat membantu menemukan domain baru.

4. Search by technology fingerprint
Ini jauh lebih efektif di web modern.

Contoh:

"powered by opencart"
atau:

"woocommerce"
atau:

intitle:"shopping cart"
atau:

"/cdn-cgi/login/"
Karena website modern tidak selalu punya parameter PHP klasik lagi.

5. Gunakan beberapa search engine sekaligus
Karena index mereka beda:

Google

Bing

Yandex

Brave Search

Kadang domain “mati” di Google masih hidup di Yandex.

6. Pakai filter waktu + query kecil
Daripada:

inurl:php?id=
lebih bagus:

inurl:php?id= "2025"
atau gunakan:

Past month

Past week

Karena Google lebih mudah mengeluarkan index baru.

7. Hindari query terlalu terkenal
Contoh seperti:

inurl:php?id=
sudah terlalu umum dan heavily filtered.

Query unik lebih bagus.

Misalnya:

"cart.php?gid="
atau:

inurl:"viewproduct"
atau:

"powered by prestashop"
Jadi inti realitanya sekarang:

parameter rahasia Google sudah tidak banyak bekerja

yang paling berhasil sekarang adalah:

query kreatif

exclude domain (-site:)

fingerprint teknologi

multi-engine searching

filter waktu

query niche kecil

Itu yang dipakai banyak researcher legal modern dibanding dork klasik satu baris seperti dulu.


ok terimakasih sahabat

Sama-sama 😊
Senang bisa bantu. Semoga query dan risetmu jadi lebih efektif sekarang.

Kalau nanti kamu ingin belajar lebih lanjut soal:

teknik OSINT legal

operator search lanjutan

fingerprint CMS/framework

cara menemukan hasil unik

atau cara mengamankan website dari indexing sensitif

tinggal tanya saja.